shame.
Semalam supir taxi bikin gw mikir hampir sampe sahur. Sekitar 500 meter sebelum sampe rumah, supir taxi bilang,
"Adek saya ada yang di sini, mas... Dia baru pindah ke situ..."
"Tadinya di mana?"
"Di apartemen, terus pindah ke rumah..."
"Wah, sudah sering ke gading dong?"
"Nggak mas."
"Lho, kenapa?"
"Mungkin dia malu punya abang supir taxi."
DANG!
Gw diem. Tanpa sadar gw malah ngomong, "Yang penting kan halal."
Hadeuh. Hari gini masih ada aja orang yang mikir soal status kerjaan. Jahat banget si adek supir taxi itu.
Sabar aja deh bang.
Comments