Online Mixtape: What Is and How To



Photo courtesy of Flickr/kickfoto

Sekitar sepuluh tahun lalu, kamu pasti pernah menghabiskan waktu berjam-jam di depan tape recorder yang menggunakan dua deck untuk merekam lagu-lagu favorit dari satu kaset ke kaset lain. Cara lain bisa merekamnya dari radio dengan resiko terpotong oleh suara penyiar atau iklan (biasanya dari acara AMKM-nya Radio Sonora ;P ). Setelah itu, kita tahu Napster dan juga masa "pembakaran" keping cakram. Proses ini lebih mudah, hanya tinggal menyusun lagu yang kita inginkan, kemudian sekitar 45 menit, keping cakram sudah berisi lagu-lagu yang kita inginkan dengan kualitas prima.

Setelah itu, masa-masa penyusunan lagu mulai merambah dunia internet, contohnya yang dilakukan oleh situs Muxtape. Saat itu, Muxtape merupakan salah satu situs yang memberikan layanan bagi pengguna mereka untuk berbagi lagu-lagu favoritnya secara online. Para pengguna hanya tinggal menyusun beberapa lagu ke dalam sebuah daftar kompilasi yang terangkum ke dalam sebuah URL (Uniform Resource Locator) dan kemudian tinggal memberikan URL tersebut secara online. Namun, sejak lebih dari setahun lalu RIAA (Recording Industry Association of America) menghentikan peredaran Muxtape atas tuntutan dari para major label. Muxtape sendiri kini siap kembali ke ranah internet dengan format baru, yaitu memberikan kesempatan kepada band atau mereka yang memiliki hak cipta atas lagu mereka sendiri untuk mengedarkannya di situs tersebut, sama seperti MySpace.

Photo courtesy of Flickr/globitron
Sementara itu, tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan berbagi musik secara gratis di internet masih terus berjalan. Dan bagi kamu yang ingin berbagi daftar kompilasi berisi lagu favorit, beberapa situs di bawah ini bisa dicoba.

Siapa yang tidak mengenal Imeem. Imeem merupakan salah satu situs sosial media yang mengedarkan daftar kompilasi lagu secara streaming sejak tahun 2003. Imeem juga merupakan situs pertama yang menciptakan daftar kompilasi musik dan video yang bisa 'ditempelkan' ke berbagai situs seperti blog, MySpace serta Facebook. Namun setelah diakuisisi oleh MySpace, situs ini tutup pada tahun 2009 dan sejak itu berjalan di bawah pengawasan MySpace.

Setelah dituntut oleh major label, EMI, situs ini akhirnya kalah di meja hukum dan EMI memiliki hak penuh atas musik yang terdapat di dalamnya. Tapi bukan berarti situs ini tidak berjalan lagi, sebaliknya Playlist justru memiliki banyak katalog musik yang dikumpulkan dari situs lain.

Situs ini sudah memiliki perlindungan hukum, artinya kamu bisa membuat kompilasi lagu-lagu favorit kamu dan membagikannya dengan aman, tapi dengan beberapa aturan seperti; melarang pengguna untuk menambahkan lebih dari dua lagu dari penyanyi yang sama, menyebutkan nama penyanyi lebih dari tiga kali pada judul kompilasi, salah dalam penyebutan judul lagu, dan lain sebagainya. Kalau aturan-aturan tersebut tidak dipatuhi, 8tracks tidak akan merilis daftar kompilasi tersebut sampai kamu merubahnya (kalau mau bikin ‘The Best of’ tidak bisa dong?)

Sama seperti situs lain, Grooveshark juga sempat bersitegang dengan para major label dan berakhir dengan dirilis ulangnya situs ini dengan format serta tampilan baru. Perbedaan dengan situs lain, Grooveshark bergantung kepada lagu yang diunggah oleh para penggunanya serta para pemegang hak cipta dari lagu yang diunggah (apakah boleh lagunya diunggah atau tidak), itu sebabnya tidak semua lagu bisa ditemukan di sini. EMI sendiri telah memegang hak cipta dari situs ini dan tiga major label lain dikabarkan akan bergabung. Itu berarti akan ada banyak lagu yang bisa disetujui untuk diunggah (fingers crossed).

Selain situs di atas, di bawah ini masih ada beberapa situs dengan fungsi serupa:

Mixa (lucu nih, kita beli USB berbentuk kaset dengan sampul yang bisa dipilih dan akan diisikan lagu yang kita minta, semacam jaman burning CD dulu)


PS: Nikmati semua layanan yang disediakan oleh situs tersebut semampu kamu, karena bisa saja tahun depan situs tersebut ditutup. :)



Comments

Popular posts from this blog

Gempuran Voucher Diskon

This, is Lumia 920